Mengapa Enterpreneur Sukses Cenderung Suka Berpakaian Santai ?

By 08.32


Sebagian entrepreneur yang memiliki tingkat kesuksesan di atas rata-rata memperlihatkan kecenderungan untuk mengenakan pakaian-pakaian santai dalam kegiatan penting sekalipun. Kita bisa lihat gaya berpakaian Steve Jobs dengan kaos turtleneck hitamnya dan sepatu kets New Balance-nya, Mark Zuckerberg dengan kaos abu-abu dan jaket bertudung, Sergey Brin dengan sepatu olahraga gaya bertelanjang kaki FiveFingers, dan sebagainya. Di tanah air juga kita bisa lihat Bob Sadino yang selalu berpakaian yang santai dengan celana pendeknya.
Di Silicon Valley, tren berpakaian cuek ala gelandangan ini sudah lazim. Kata konsultan Tom Searcy pada NewYorker.com,”Saya memiliki beberapa klien Silicon Valley yang super sukses tapi berpakaian denim yang sobek, sepatu Vans dam kaos biasa. Menurutnya, gaya berpakaian santai menjadi simbol status tertinggi terutama jika menghadiri rapat bisnis penting. Gaya pakaian ini tentu saja terlalu riskan diadopsi staf perusahaan biasa.”
Mereka yang sudah sangat sukses biasanya tidak takut jika dikritik atau dimarahi karena pakaiannya yang berbeda. Para entrepreneur super kaya ini juga merasa bebas untuk menentukan gaya pakaiannya tak peduli aturan berpakaian orang-orang di sekitarnya. Yang terpenting ia merasa nyaman dan bebas.
Hipotesis ini dipertegas oleh riset terbaru yang dimuat di The Journal Of Consumer Research. Inilah yang disebut sebagai “red sneakers effect”, sebuah nama yang merujuk pada insiden seorang pengajar di Harvard Business School yang mengenakan sepatu kets Converse saat dalam perkuliahan. (Newyorker/ap)


You Might Also Like

0 komentar